22 December 2011

22 December 2011 : Equin’s Dolphin
Hari ini Nadia presentasi di sekolah jadi kita main deh sama Equin, adiknya. Pertama tama kita main di balkon sambil ngeliatin pemandangan Kl dipagi hari. Abis itu kita berenang. Aku. Sama Dina jadi lumba-lumba yang dilatih Equin. Sumpah dia itu lucu bangetttt. Ekspresif! Beda sama keluarga Nadia ang lain yang kebanyakan pendiem hahhahaha. Oh yaa ini nih kolam renangnya…..

20120117-093344.jpg

20120117-093338.jpg

20120117-093331.jpg

Me, Dina and Equin

20120117-094011.jpg

20120117-094020.jpg

20120117-094109.jpg

Abis berenang kita balik ke condo buat makan terus kita jajan berkali kali dan main kejar-kejaran di. Parkiran lantai 3. Hahahahaha sumpah bukannya kita masa kecil yang kurang bahagia, tapi ini ajakan Equin hahaha. Aku sih seneng seneng aja. Asik main sama dia abis Equin lucu wkwk.

Yap menjelang sore kita balik ke condo garagara udah dipanggil sama mas bintang buat makan. Dan gak lama setelah itu Nadia pulang. Abis dia makan sama mandi dia ngajakim kita ke Putra Jaya. Disana tuh berjejer gedung perkantoran yang asli………………keren banget! Hahaha here they are :

20120117-094637.jpg

20120117-094649.jpg

20120117-094654.jpg

20120117-094658.jpg

20120117-094623.jpg

20120117-094703.jpg

20120117-094631.jpg

Jembatannya kalo malem nyala nyala loh, keren kan..

Abis dari situ aku ke KLCC buat makan sama foto foto. Nih mau liat hasil jepretannya?

20120117-094849.jpg

Advertisements

[22] Imbuhan -던

Imbuhan -던

Guru yang tadinya terbiasa mengajar bahasa Korea = 한국어를 가르치던 선생님
Orang yang tadinya terbiasa mencari = 찾던 사람
Minuman yang tadinya (aku) terbiasa meminum = 마시던 음료수
Lagu yang jauh sebelumnya, dulu pernah, terbiasa populer = 유명했던 노래
Cerita yang aku saja yang jauh sebelumnya, dulu pernah, terbiasa tidak mengetahui = 나만 물랐던 이야기

[21] Imbuhan -eui [-의] di Akhir Kata Benda

Imbuhan -eui [-의] di Akhir Kata Benda

Untuk menyatakan kepemilikan, imbuhkan akhiran -eui [-의] pada pemilik.

Contoh:
na [나] = aku
na [나] + -eui [-의] –> nae [내]
nae … [내 …] = my … = …ku

jeo [저] = saya
jeo [저] + -eui [-의] –> je [제]
je … [제 …] = my … = … saya

ne … [네 …] = ni … [니 …] = your … = … mu

dangsineui … [당신의 …] = your … = … Anda
abeoji-eui … [아버지의 … = father’s …
seonsaengnum-eui … [선생님의 …] = teacher’s …
keu-eui … [그의 …] = his …
keu-nyeo-eui … [그녀의 …] = her …
uri-eui … [우리의 …] = our ….
keudeur-eui … [그들의 …] = their …

Contoh:
hatiku = my heart = nae maeum [내 마음]
tasmu = your bag = ne kabang [네 가방]
buku (milik) Guru = teacher’s book = seonsaengnimeui chaek [선생님의 책]

Untuk menyatakan bahwa kata benda setelah imbuhan -eui [-의] adalah bagian dari kata benda berakhiran-eui [-의]. Imbuhkan akhiran -eui [-의] pada benda yang labih besar.

Contoh:
Jakarta, Indonesia = Indonesia-eui Jakarta [인도네시아의 자카르타]
Seoul, Korea Selatan = Hanggug-eui Seoul [한국의 서울]Badan beruang = Gom-eui mom [곰의 몸]

Credit by : Talk To Me in Indonesia

[20] Belajar Bahasa Korea Nama Anggota Keluarga

Belajar Bahasa Korea Nama Anggota Keluarga

Nama Anggota Keluarga:

keluarga = kajog [가족]
orang tua = pumo [부모]
ayah = abeoji [아버지]
ibu = eomeoni [어머니]
nenek (dari pihak ayah) = halmeoni [할머니]
nenek (dari pihak ibu) = wehalmeoni [외할머니]
kakek (dari pihak ayah) = harabeoji [하라버지]
kakek (dari pihak ibu) = weharabeoji [외하라버지]
kakak perempuan (panggilan dari adik perempuan) = eonni [언니]
kakak perempuan (panggilan dari adik laki-laki) = nuna [누나]
kakak laki-laki (panggilan dari adik perempuan) = oppa [오빠]
kakak laki-laki (panggilan dari adik laki-laki) = hyeong [형]
adik = dongsaeng [동생]
adik laki-laki = namdongsaeng [남동생]
adik perempuan = yeodongsaeng [여동생]
paman (dari pihak ayah) = samchon [삼촌]
paman (dari pihak ibu) = wesamchon [외삼촌]
bibi (dari pihak ayah) = komo [고모]
bibi (dari pihak ibu) = imo [이모]
adik laki-laki ayah = sukpu [숙부]
suami bibi (dari pihak ayah) = komobu [고모부]
suami bibi (dari pihak ibu) = imobu [이모부]
keponakan = jokha [조카]
keponakan laki-laki = jokha-adel [조카아들]
keponakan perempuan = jokha-ttal [조카딸], jilnyeo [질녀]
kakak ipar perempuan = hyeong-su [형수]
kakak ipar laki-laki = ja-hyeong [자형]
adik ipar laki-laki = cheo-nam [처남]
ayah mertua = si-abeoji [시아버지]
ibu mertua = si-eomeoni [시어머니]
menantu laki-laki = sa-wo [사워]
menantu perempuan = myeo-neu-ri[며느리]

Credit by : Talk To Me in Korea Indonesia

[19] Belajar Bahasa Korea Nama Angka

Belajar Bahasa Korea Nama Angka

Menghitung 1-25 (Angka Korea Asli):

1 ha-na [하나]
2 dul [둘]
3 set [셋]
4 net [넷]
5 da-seot [다섯]
6 yeo-seot [여섯]
7 il-gop [일곱]
8 yeo-deol [여덟]
9 a-hop [아홉]
10 yeol [열]
11 yeol-hana [열하나]
12 yeol-dul [열둘]
13 yeol-set [열셋]
14 yeol-net [열넷]
15 yeol-daseot [열다섯]
16 yeol-yeoseot [열여섯]
17 yeol-ilgop [열일곱]
18 yeol-yeodeol [열여덟]
19 yeol-ahop [열아홉]
20 seu-mul [스물]
21 seumul-hana [스물하나]
22 seumul-dul [스물둘]
23 seumul-set [스물셋]
24 seumul-net [스물넷]
25 seumul-daseot [스물다섯]

Menghitung puluhan 10-90 (Angka Korea Asli):

10 yeol [열]
20 seumul [스물]
30 seoreun [서른]
40 maheun [마흔]
50 swin [쉰]
60 yesun [예순]
70 irhen [일흔]
80 yeodeun [여든]
90 aheun [아흔]

Menghitung dengan angka Sino Korea:

1 il [일]
2 i [이]
3 sam [삼]
4 sa [사]
5 o [오]
6 yuk [육]
7 chil [칠]
8 phal [팔]
9 gu [구]
10 sib [십]
11 sib-il [십일]
12 sib-i [십이]
13 sib-sam [십삼]
14 sib-sa [십사]
20 i-sib [이십]
21 i-sib-il [이십일]
22 i-sib-i [이십이]
30 sam-sib [삼십]
40 sa-sib [사십]
50 o-sib [오십]
60 yuk-sib [육십]
70 chil-sib [칠십]
80 phal-sib [팔십]
90 gu-sib [구십]
100 baek [백]
1000 cheon [천]
10000 man [만]
1000000 baekman [백만]

Credit by : Talk To Me in Korea Indonesia

[18] Belajar Bahasa Korea Nama Hari dan Nama Bulan

Belajar Bahasa Korea Nama Hari dan Nama Bulan

Dua belas nama bulan dalam setahun:
Januari = Il-weol = 1월 [일월]
Februari = I-weol = 2월 [이월]
Maret = Sam-weol = 3월 [삼월]
April = Sa-weol = 4월 [사월]
Mei = O-weol = 5월 [오월]
Juni = Yu-weol = 6월 [유월]
Juli = Chil-weol = 7월 [칠월]
Agustus = Phal-weol = 8월 [팔월]
September = Gu-weol = 9월 [구월]
Oktober = Si-weol = 10월 [시월]
November = Sib-il-weol = 11월 [십일월]
Desember = Sib-i-weol = 12월 [십이월]

Tujuh nama hari dalam satu minggu:
Ahad = Il-yoil [일요일]
Senin = Weol-yoil [월요일]
Selasa = Hwa-yoil [화요일]
Rabu = Su-yoil [수요일]
Kamis = Mog-yoil [목요일]
Jumat = Geum-yoil [금요일]
Sabtu = Tho-yoil [토요일]
akhir pekan (Sabtu, Ahad) = jumal [주말]
hari kerja (Senin-Jumat) = phyeong-il [평일], jujung [주중]

Credit hy : Talk To Me in Korean Indonesia

[17] Kapan Imbuhan Penanda Topik -은/-는 [-eun/-neun] Digunakan?

Imbuhan Penanda Topik -은/-는 [-eun/-neun]

Imbuhan penanda topik -은/-는 [-eun/-neun] diterapkan dalam tiga kegunaan.
Penanda topik yang akan dibicarakan pada kalimat-kalimat setelahnya.
Penanda topik baru yang diangkat setelah selesai membicarakan topik sebelumnya, atau berbeda dengan topik yang sudah biasa diketahui secara umum.
Penanda topik baru yang dibandingkan dengan topik sebelumnya.

Berikut ini adalah contoh-contoh penggunaan imbuhan penanda topik -은/-는 [-eun/-neun]:
Perkenalan identitas diri atau seseorang. Dalam hal ini, “diri” atau “seseorang” tersebut menjadi topik. Selain itu, ketika berpindah dari memperkenalkan diri ke memperkenalkan orang lain, atau berpindah dari memperkenalkan seseorang ke memperkenalkan seseorang yang lain, maka terjadi perpindahan topik. Atau bisa jadi yang sedang dilakukan adalah membandingkan seseorang dengan seseorang yang lainnya.
Menjelaskan keadaan atau sifat-sifat khusus suatu benda saja. Dalam hal ini, benda tersebut menjadi topik pembicaraan. Atau bisa jadi yang dilakukan adalah sedang membandingkan benda yang satu dengan benda lainnya.
Menjelaskan keadaan suatu waktu. Dalam hal ini, waktu tersebut menjadi topik sehingga isi pembicaraan hanya berlaku pada waktu tersebut saja. Atau bisa jadi yang sedang dilakukan adalah membandingkan keadaan suatu waktu dengan waktu yang lainnya.
Menjelaskan keadaan atau sifat-sifat suatu benda atau waktu yang tidak sesuai dengan sifat-sifat atau keadaan umumnya atau biasanya.
Menjawab pertanyaan tentang sesuatu. Dalam hal ini, sesuatu tersebut menjadi topik pembicaraan orang yang memberikan jawaban.

-contoh kalimat menyusul-

[16] Imbuhan Penanda Topik -은/-는 [-eun/-neun] dengan Imbuhan Penanda Subjek -이/-가 [-i/-ga]

Perbedaan antara imbuhan penanda topik -은/-는 [-eun/-neun] dengan imbuhan penanda subjek -이/-가 [-i/-ga]

Banyak orang Indonesia bingung dengan penggunaan imbuhan penanda topik -은/-는 [-eun/-neun] dengan imbuhan penanda subjek -이/-가 [-i/-ga] dalam kalimat bahasa Korea. Imbuhan penanda topik -은/-는 [-eun/-neun] dalam bahasa Korea berguna untuk menekankan topik yang dibicarakan dalam isi kalimat setelahnya. Selain menambahkan imbuhan ini, hal yang ditekankan dan menjadi topik cenderung untuk ditempatkan di awal kalimat dan diucapkan dengan intonasi penekanan. Jadi, dalam bahasa Korea, untuk menekankan topik yang dibicarakan oleh isi kalimat setelahnya, yang dilakukan adalah meletakkannya di awal kalimat, menambahkan imbuhan penanda topik -은/-는 [-eun/-neun] dan mengucapkannya dengan intonasi penekanan.

Adapun dalam bahasa Indonesia, untuk menekankan topik yang dibicarakan dalam isi kalimat, yang dilakukan adalah dengan cukup meletakkannya di awal kalimat dan diucapkan dengan intonasi penekanan. Jika yang ditekankan adalah objek suatu kalimat aktif, maka bentuk kalimat akan diubah menjadi kalimat pasif agar topik yang ditekankan menjadi subjek. Dengan kata lain, dalam bahasa Indonesia subjek kalimat cenderung menjadi topik kalimat.

Perbedaan antara imbuhan penanda topik -은/-는 [-eun/-neun] dengan imbuhan penanda subjek -이/-가 [-i/-ga] bagi orang Indonesia akan kurang terlihat jelas ketika topik kalimat dalam kalimat berbahasa Korea adalah subjek. Dalam hal ini lah orang Indonesia akan bingung dengan perbedaan antara kedua jenis imbuhan ini. Namun, perbedaan akan tampak jelas saat topik yang ditekankan adalah bukan subjek kalimat.

Contoh kalimat: Adik bersama dengan saya makan apel di sekolah pada pagi hari ini.

Dalam bahasa Indonesia, agar kalimat datar tanpa penekanan, cukup diucapkan dengan intonasi datar.
Dalam bahasa Korea, cukup ditulis dan diucapkan datar dengan imbuhan penanda masing-masing jabatan dalam kalimat (imbuhan penanda subjek, objek, keterangan tempat, keterangan waktu) tanpa imbuhan penanda partikel sehingga kalimat dalam bahasa Korea menjadi,
“Dongsaeng-i eo-je hak-kyo-eseo jeo-wa hamkke sagwa-reul meog-eosseo-yo.”
[동생이 어제 학교에서 저와 함께 사과를 먹었어요.]
dongsaeng-i [동생이]
dongsaeng [동생] = adik
-i [-이] = imbuhan penanda subjek, untuk kata benda berakhiran konsonan

Dalam bahasa Indonesia, ketika ingin menekankan siapa yang makan apel di sekolah pagi hari ini, atau menempatkan “adik” sebagai topik kalimat sehingga isi kalimat akan membicarakan apa yang adik lakukan, kapan, di mana dan bersama siapa adik melakukan, atau apa yang menjadi objek perlakuan adik, cukup dengan mengucapkannya dengan penekanan pada “adik” karena letaknya sudah di awal kalimat.
Dalam bahasa Korea, dalam hal ini, yang dilakukan adalah mengganti imbuhan penanda subjek -i dengan imbuhan penanda topik -eun selain dengan pengucapan intonasi penekanan karena letaknya sudah di awal kalimat, sehingga kalimat menjadi,
“Dongsaeng-eun eo-je hak-kyo-eseo jeo-wa hamkke sagwa-reul meog-eosseo-yo.”
[동생은 어제 학교에서 저와 함께 사과를 먹었어요.]
dongsaeng-eun [동생은]
dongsaeng [동생] = adik
-eun [-은] = imbuhan penanda topik, untuk kata berakhiran konsonan

Dalam bahasa Indonesia, ketika ingin menekankan di mana saya dan adik makan apel pagi hari ini, maka kalimat menjadi
“Di sekolah saya dan adik makan apel pagi hari ini.”
dan mengucapkan dengan intonasi penekanan pada kata “di sekolah”.
Dalam bahasa Korea, yang dilakukan adalah dengan meletakkannya di awal kalimat dan menambahkan imbuhan penanda partikel -neun sehingga kalimat menjadi,
“Hak-kyo-eseo-neun dongsaeng-i eo-je jeo-wa hamkke sagwa-reul meog-eosseo-yo.”
[학교에서는 동생이 어제 저와 함께 사과를 먹었어요.]
Hak-kyo-eseo-neun [학교에서는]
Hak-kyo [학교] = sekolah
-eseo [-에서] = imbuhan penanda keterangan tempat dari suatu pekerjaan
-neun [-는] = imbuhan penanda topik, untuk kata berakhiran vokal

Demikian pula lah yang dilakukan ketika ingin menekankan kapan adik bersama saya makan apel di sekolah.

Adapun ketika ingin menekankan kepada objek yang dimakan oleh “adik bersama saya di sekolah pagi hari ini” dalam contoh kalimat di atas, maka di sini akan terdapat perbedaan lain yang perlu di bahas. Dalam bahasa Indonesia, yang dilakukan adalah dengan mengubah bentuk kalimat aktif di atas menjadi kalimat pasif sehingga kalimat menjadi
“Apel dimakan adik bersama saya di sekolah pagi hari ini.”

Dalam bahasa Korea, dalam hal ini bentuk kalimat pasif tidak diperlu dilakukan. Yang dilakukan adalah dengan meletakkannya di awal kalimat, dan mengganti imbuhan penanda objek dengan imbuhan penanda partikel sehingga kalimat menjadi,
“Sagwa-neun dongsaeng-i eo-je hak-kyo-eseo jeo-wa hamkke meog-eosseo-yo.”
[사과는 동생이 어제 학교에서 저와 함께 먹었어요.]

Perhatikan bahwa imbuhan penanda topik bersifat dapat ditambahkan setelah imbuhan penanda keterangan tempat dan keterangan waktu, tetapi bersifat menggantikan imbuhan penanda subjek dan objek. Selain itu, dengan imbuhan penanda topik pula dapat dibentuk kalimat yang dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris adalah kalimat pasif transitif. Jadi, cukup mudah bukan membuat kalimat pasif transitif dalam bahasa Korea?

Credit by : Talk to me in Korea Indonesia

[15] –군요 [-kunyo], –네요 [-neyo], dan –거든요 [-geodeunyo]

Antara Akhiran Kalimat –군요 [-kunyo], –네요 [-neyo], dan –거든요 [-geodeunyo]

Orang itu pintar berbahasa Korea.= 그 사람은 한국어를 잘 하세요. [Keu sarameun hangugeoreul jal haseyo.]
Oooo…orang itu pintar berbahasa Korea ya!!!= 그 사람은 한국어를 잘 하시는군요. [Keu sarameun hangugeoreul jal hasineunkunyo.]
Wah…orang itu pintar berbahasa Korea!!!= 그 사람은 한국어를 잘 하시네요. [Keu sarameun hangugeoreul jal hasineyo.]
Orang itu pintar berbahasa Korea lho!!!= 그 사람은 한국어를 잘 하시거든요. [Keu sarameun hangugeoreul jal hasigeodeunyo.]
Dia orang Korea. = 그는 한국인이에요. [Keuneun hanguginiyeyo.]
Oooo…dia orang Korea!!! = 그는 한국인이군요. [Keuneun hanguginikunyo.]
Wah…dia orang Korea!!! = 그는 한국인이네요. [Keuneun hanguginineyo.]
Dia orang Korea lho!!! = 그는 한국인이거든요. [Keuneun hanguginigeodeunyo.]

Dia cantik. = 그녀는 예뻐요. [Keunyeoneun yeppeoyo.]
Oooo…dia cantik ya!!! = 그녀는 예쁘군요. [Keunyeoneun yeppeukunyo.]
Wah…dia cantik!!! = 그녀는 예쁘네요. [Keunyeoneun yeppeuneyo.]
Dia cantik lho!!! = 그녀는 예쁘거든요. [Keunyeoneun yeppeugeodeunyo.]

Orang itu telah belajar dengan keras. = 그 분이 열심히 공부하셨어요. [Keu buni yeolsimhi gongbuhasyeosseoyo.]
Oooo…orang itu telah belajar dengan keras ya!!! (Pantas lulus ujian seleksi dengan nilai tinggi.) = 그 분이 열심히 공부하셨군요. [Keu buni yeolsimhi gongbuhasyeokkunyo.]
Wah…orang itu telah belajar dengan keras!!! (Nilai ujian seleksinya tinggi sekaleee!) = 그 분이 열심히 공부하셨네요. [Keu buni yeolsimhi gongbuhasyeonneyo.]
Orang itu telah belajar dengan keras lho!!! (Siap-siap saja kamu tidak mendapat gelar juara satu lagi!) = 그 분이 열심히 공부하셨거든요. [Keu buni yeolsimhi gongbuhasyeokkeodeunyo.]
Latihan

Ganti imbuhan –었/-았 [-ass/ -eoss] dengan –겠 [-kess] untuk menyatakan “akan”!

Dia bekerja dengan keras. = 그 분은 열심히 일하세요. [Keu buneun yeolsimhi irhaseyo.]
Dia telah bekerja dengan keras. = 그 분은 열심히 일하셨어요. [Keu buneun yeolsimhi irhasyeosseoyo.]

1. Dia akan bekerja dengan keras.
2. Ooo…dia akan bekerja dengan keras ya!!! (Pantas boleh bekerja di sini.)
3. Wah…dia akan bekerja dengan keras!!! (Pekerjaan yang diambilnya banyak sekalee!)
4. Dia akan bekerja dengan keras lho!!! (Terima saja deh bekerja di tempatmu!)

Credit by : Talk to me in Korea Indonesia

[14] Pernyataan terhadap Penampakan Suatu Peristiwa atau Keadaan

Pernyataan terhadap Penampakan Suatu Peristiwa atau Keadaan.

Sepertinya…; Tampaknya…; Kelihatannya…: Kayaknya…; Menurut dugaanku…;…terlihat seperti…; ….terlihat…; ….tampak…

Pernyataan terhadap bagaimana suatu peristiwa atau keadaan dalam penglihatan seorang pengamat maupun pelaku peristiwa atau keadaan dapat berupa dugaan, perkiraan, kemungkinan, prasangka atau sekadar pernyataan bagaimana suatu peristiwa atau keadaan itu tampak atau terlihat. Pernyataan-pernyataan tersebut dalam kalimat bahasa Korea dapat berupa:
-겠다;
-(으)ㄹ 것이다;
-는/(으)ㄴ/(으)ㄹ 것 같다;
-는/(으)ㄴ/(으)ㄹ 나 보다;
-는/(으)ㄴ/(으)ㄹ 가 보다;
-는/(으)ㄴ/(으)ㄹ 모양이다;
-는/(으)ㄴ/(으)ㄹ 듯하다;
-는/(으)ㄴ/(으)ㄹ 것처럼 보이다;
-아/어 보이다.

Pernyataan, “Sepertinya enak.” atau “Pasti enak.” mungkin muncul saat akan makan. Di saat seperti ini, pernyataan dalam bahasa Korea yang sering digunakan adalah, “아…맛있겠다”.
-Kata benda 맛 [mat] = rasa
-Kata kerja 있다 [itta] = ada, punya
-Kata sifat 맛있다 [masitta] = enak, lezat
-Imbuhan akhir kalimat -겠다 yang juga menunjukkan bentuk masa yang akan datang.

Pernyataan, “Sepertinya bagus.” atau “Pasti bagus.” mungkin juga akan muncul saat menemukan sesuatu yang bagus atau baik untuk atau bagi hal lain. Misalnya sedang memilih hiasan untuk dekorasi. Di saat seperti ini, pernyataan dalam bahasa Korea yang sering digunakan adalah, “아…좋겠다”. Pernyataan ini juga dapat diungkapkan ketika seorang ibu atau ayah memuji baju atau sepatu anaknya yang sedang dicoba untuk dipakai pergi keluar rumah.
-Kata sifat 좋다
-Imbuhan akhir kalimat -겠다 yang juga menunjukkan bentuk masa yang akan datang.

Menggunakan ungkapan dengan imbuhan akhir kalimat -겠다 berarti juga menunjukkan bahwa pembicara akan melakukan sesuatu atau suatu benda akan digunakan sesuai dengan apa yang telah dinyatakan. Dalam contoh di atas, berarti pembicara akan makan (makanan tersebut akan dimakan), hiasan akan digunakan untuk dekorasi, dan baju atau sepatu akan dipakai keluar rumah.
Saat menyatakan apa yang mungkin akan terjadi atau apa yang mungkin akan dilakukan, susunan -(으)ㄹ 것이다 yang dalam bentuk lebih sopan berubah menjadi -(으)ㄹ거예요 (beberapa rujukan menuliskannya sebagai -(으)ㄹ거에요) dapat digunakan.

Contoh kalimat:
Makanan di sini sangat enak, aku (mungkin, bukan janji) akan kembali datang. = 여기에 음식은 아주 맛있으니까 돌아올 거예요.
-Kata kerja 돌아오다 [do-ra-o-da] = kembali datang
-Imbuhan akhir kalimat -ㄹ 것이다 yang juga menunjukkan bentuk masa akan datang.
-Imbuhan akhir kalimat -요 untuk membuat kalimat menjadi lebih sopan terhadap lawan bicara.
Dalam bahasa Indonesia, terdapat pernyataan-pernyataan yang diawali dengan mengatakan, “Sepertinya…” atau juga, “Tampaknya…”. Atau dalam bahasa Inggris, terdapat pernyataan yang diawali dengan, “ It looks like that…” atau “It seems that…” Susunan yang setara dengan ungkapan-ungkapan itu dalam bahasa Korea adalah -는/(으)ㄴ/(으)ㄹ 것 같다. Susunan ini dapat digunakan baik oleh pelaku (pekerjaan, keadaan, atau suasana) atau oleh pengamat luar.

Contoh kalimat:
Mendung banget! Kayaknya bakal hujan deras. = 너무 흐려네. 비가 만이 내릴 것 겉아.
Tampaknya ujian akan susah. = 시험이 어려울 것 같아요.
Sepertinya Guru sedang pergi ke arah perpustakaan. = 선생님이 도서관으로 가시는 것 같아요.
Kelihatannya Tony Kim itu orang Korea. = 토니 김 씨가 한국 사람인 것 같아요.

Verb Stem+는 것 같다. (Sepertinya sedang/masih melakukan verb stem)
Verb Stem+(으)ㄴ것 같다. (Sepertinya dulu/pernah melakukan verb stem)
Verb Stem+(으)ㄹ것 같다. (Sepertinya akan melakukan verb stem)
Kata sifat+(으)ㄴ것 같다.
Kata benda+인 것 같다.

Imbuhan 기
-기가 어렵다
-기가 쉽다
-기가 힘들다
-기가 좋다
-기가 편하다
-기가 싫다
-기가 재미잇다
-기가 귀찮다
-기 전에
-기 후에
-기에는
-기 때문에
-기는요.
-기 커녕
-기 위해서
-기로 하다.
-기 시작하다.
-기도 하다.

Credit by : Talk to me in Korea Indonesia