Kosa Kata

Vocabulary
1. Annyeonghaseyo atau formalnya *Annyeonghasimnikka?
Artinya: Apa kabar?; Halo; Selamat Pagi; Selamat Siang; Selamat Malam

2. Saya senang bertemu dengan anda
– Mannaso pan-gawoyo
* Mannaso pan-gapsumnida

3. Lama tak berjumpa dengan anda
– Oraeganmaniyeyo
* Oraeganmanimnida

4. Bagaimana kabar anda?
– Ottoke chinaeseyo?
* Ottoke chinaesimnikka?

5. Baik-baik saja
– Choayo
* Chossumnida

6. Biasa saja
– Kujo kuraeyo
* Kujo kurossumnida

7. Terima kasih
– Gamsahamnida, Gomawoyo
* Gomapsumnida

8. Terima kasih kembali
Chonmaneyo

9. Maaf, permisi
Sillyehamnida

10. Maafkan saya
– Mianhaeyo
* Mianhamnida

11. Tidak apa-apa
– Gwaench’anayo
* Gwaench’anssumnida

12. Selamat jalan (Saat mengantar kepergian seseorang)
– Annyonghi kaseyo
* Annyonghi kasipsio

13. Selamat tinggal (saat hendak meninggalkan seseorang)
– Annyonghi kyeseyo
* Annyonghi kyesipsio
mau di pake yang manapun sebenernya sama aja artinya cuman tepat ato nggaknya kata itu di gunakan

# PERKENALAN DIRI
Klo memperkenalkan diri misalnya :
– Jeoneun sugae hagesseumnida = Saya akan memperkenalkan diri
– Jae ireumen Sien imnida = Nama saya adalah Sien. *
– Chonun Indonesia saramiyeyo = Saya orang Indonesia
– Jeoneun yeol daseot sal imnida, jakarta godeunghakyeoe gongbu hago isseumnida = Umur saya adalah 15 tahun, saya sekolah di SMA jakarta.
– kamsahamnida = terima kasih

*atau dapat juga Je ireumeun Sien – irago hamnida = nama saya adalah Sien

# KOSAKATA & KALIMAT TAMBAHAN
* Haksaeng = pelajar
* Taehaksaeng = mahasiswa
* Hakkyo = Sekolah
* Taehak / Taehakkyo = Universitas
* Kodunghakkyo = SMA
* Kodunghaksaeng = pelajar SMA
* Chunghakkyo = SLTP
* Chunghaksaeng = pelajar SLTP
* Ch’odunghakkyo = SD
* Ch’odunghaksaeng = Pelajar SD
* Chorop = kelulusan
* Chorop’ada = lulus (tamat sekolah)
* Cho, na = saya
* Ku = dia (laki-laki)
* Ku-nyo = dia (perempuan)
* Saram = orang
* Ige = ini
* Kuge = itu (dekat)
* Choge = itu (jauh)
* Mwo, muot = apa
* Nugu = siapa
* Uri = kami
* Saengil = ulang tahun
* Je ireum = nama saya
* Nae ireum = namaku adalah
* Jeoneun morgesseumnida = saya tidak mengerti
* Naneun mollayo = aku tidak tahu
* Naneun neorul sarang haeyo –saranghaeyo– = aku cinta kamu
* Han-gugorul kongbuhaja = ayo belajar bahasa Korea
* Odiso wassoyo? = anda berasal dari mana?
* Chonun ……. Eso wassoyo = Saya orang ……. (biasanya untuk nationality)
* Odi saseyo? = anda tinggal dimana?
* Chonun …. saramiyeyo = saya tinggal di…..
* Hangugo hal chul aseyo? = Apakah anda bisa bahasa Korea?
* Hangugo hal chul arayo = saya bisa berbahasa Korea
* Hangugorul chogumbakke = saya bisa sedikit berbahasaKorea
* Hangugorul chonhyo mot’aeyo = saya tidak bisa berbicara bahasa Korea
* Algessoyo? = apakah anda mengerti?
* Algessoyo = saya mengerti
* Morugessoyo = saya tidak mengerti
* Tasi malssumhae chuseyo = tolong katakan lagi

(*) : formal
(*) : informal

Kata Sambung

Kata Penyambung
kata 그런데 ( keronde ) dalam bahasa Korea, yang kalau kita lihat artinya di kamus : tetapi, namun, padahal. Fungsinya menghubungkan dua kalimat yang berlawanan. Nevertheless dalam bahasa Inggrisnya.
Contoh :
1. 그것을 사고 싶어요. 그런데 지금은 돈이 없어요. ( kegeosel sago sipoyo, keronde cigemen doni opsoyo ). Saya ingin membeli barang itu, tetapi sekarang tidak punya uang.
2. 제가 지금 은 시간이 없서요, 그런데 네일 다시 오시겠어요? ( Chega chigemen sigani opsoyo, keronde neil dasi osigessoyo). Saya tidak punya waktu sekarang, namun apakah besok anda bisa datang lagi ?
Kata 그런데 ( keronde) bisa diganti dengan akhiran kata sambung ( conjunctive ending ) pada beberapa kasus di antaranya :
• V+는데 : digunakan untuk seluruh bentuk kata kerja (action verb ).Contoh : 비가 오는데 우산이 없어요. ( bika onende usani opsoyo ) Hujan turun padahal tidak ada payung.
• A+ ㄴ데 : digunakan untuk kata sifat ( Adjective verb) yang berakhiran vokal. Contoh : 피곤 한데 쉴수 없어요 ( pigunhande swilsu opsoyo ). Saya lelah namun tidak bisa istirahat.
• A + 은데 : digunakan pada kata sifat yang berakhiran konsonan. Contoh: 사람이 많은데 차가 없어요. ( sarami manende caka opsoyo ). Orangnya banyak tetapi mobil tidak ada.
• N+ 인데 : digunakan pada predikat 이다 ( 이다 verb ) yaitu kata benda yang dijadikan predikat. Contoh : 주말인데 영화를 봅시다 ( jumalinde yongwarel bopsida ). ini adalah akhir pekan maka mari menonton film.

Tata Bahasa dan Pola Kalimat

Tata Cara Bahasa Korea & Pola Kalimat

Di dalam bahasa Korea terdapat beberapa tingkatan bahasa yang digunakan baik dalam kesehari-harian maupun dalam situasi tertentu. Hal ini sangat menentukan adanya perubahan – perubahan kata yang di gunakan dengan ungkapan-ungkapan yang sesuai berdasarkan sifat atau jenis bahasa tersebut. Jenis bahasa tersebut adalah Bahasa Formal dan Bahasa Informal.

a.Bahasa Formal

Bahasa Formal adalah bahasa yang biasa dipergunakan pada situasi-situasi yang bersifat resmi atau formal yaitu misalnya : Situasi rapat, Lingkungan kerja, Bahasa dari bawahan terhadap atasan, Bahasa Pendidikan, Media Masa, Dll.
Ciri-ciri dari bahasa Formal adalah :
1.Penekanan intonasi yang sangat tegas pada pengucapan
2.Selalu di akhiri dengan bunyi akhiran 습니다 ( – seumnida ), untuk ungkapan pernyataan, 습니까 ( – seumnika ), untuk ungkapan pertanyaan, 입니다 ( – imnida ), untuk ungkapan pernyataan dan십시요 ( sipsio ), untuk ungkapan perintah.

b.Bahasa Informal

Bahasa Informal adalah bahasa yang dipergunakan dalam sehari-hari dengan tanpa adanya situasi yang resmi atau yang dikatakan dengan bahasa ke akraban.
Ciri-ciri bahasa Informal adalah :
1.Penekatan intonasi tidak terlalu tegas dan kaku pada pengucapan
2.Selalu di akhiri dengan bunyi akhiran 요 ( yo ) atau tanpa memiliki akhiran.

Dalam Bahasa Korea pun dikenal dengan adanya tingkatan bahasa yaitu :

1.오른말( Oreun Mal ) yaitu bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang yang di hormati atau memiliki usia yang lebih tua, dan bahasa ini bersifat sangat sopan.
2.친구말( Chin gu Mal ) yaitu bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan Teman atau orang yang usianya sebaya, dan bahasa ini bersifat biasa.
3.오린이말( Orin i Mal ) yaitu bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang yang usianya di bawah, dan bahasa ini bersifat biasa.

ATURAN DASAR

Bahasa Korea tidak mengenal kata sandang , tidak mengenal bentuk tunggal dan jamak, banyak memiliki persamaan bunyi dari satu kata bisa memilik lebih dari satu makna ( arti ). Satu hal yang paling prinsip adalah baik kata maupun kalimat dalam bahasa Korea menggunakan prinsip MD ( menerangkan – diterangkan ) dalam penyusunannya, seperti contoh :

Bhs. Indonesia Bhs, Korea
Orang Korea ————–Korea Orang
Makan Roti ————– Roti Makan
Punya Uang ————– Uang Punya

Dengan demikian susunan kalimat dalam bahasa Korea jelas sangat berlawanan dengan bahasa Indonesia.

POLA KALIMAT

Dalam Bahasa Korea dikenal dengan susunan pola kalimat :

K + S + O + P

K = Keterangan
S = Subjek
O = Objek
P = Predikat

* Posisi Keterangan dapat diletakan sebelum Subjek atau sesudah Subjek. Dan pada setiap bentuk kalimat lengkap selalu di akhiri dengan Predikat.

Contoh :

아침 에 나는 한국 말 을 공부 해요
K S O P
( Acim e Na neun Hangguk marreul kongbu heyo )
Pada pagi hari Aku belajar bahasa Korea

JENIS KALIMAT

Ada 3 macam kalimat dalam bahasa korea : kalimat formal, kalimat sederhana, dan kalimat informal. Dari ke 3 macam kalimat tersebut, kalimat informal akan lebih sering kita dengar, selama itu membuat suatu komunikasi menjadi lebih akrab, tidak kasar dan mengurangi sopan santun. kalimat ini biasanya digunakan pada saat berkenalan, antar kolega dan antar teman. Kalimat ini juga dapat digunakan apabila kita berbicara dengan orang yang lebih muda.

Catatan :

a. Kalimat formal memiliki beberapa variasi yaitu :
1.Kalimat yang berakhiran – 습니다 ( – seumnida ), untuk ungkapan pernyataan
Kalimat yang berakhiran – 습니까 ( – seumnika ), untuk ungkapan pertanyaan
Contoh : 읽슴니다 ( irkseumnida) membaca.
알겠슴니까? ( algeseumnikka ) mengertikah ?

2.Kalimat yang berakhiran – 입니다 ( – imnida ), untuk ungkapan pernyataan
Kalimat yang berakhiran – 입니까 ( – imnika ), untuk ungkapan pertanyaan
Contoh : 인도네시아 사람 입니다 ( Indonesia saram imnida ) Orang Indonesia
이곳은 뭐입니까 ? ( igotseun muo imnika ). Apakah ini ?
3. Kalimat yang berakhiran – 십시요 ( sipsio ), untuk ungkapan perintah
Contoh : 어서 오십시요 ( Oso Osipsiyo ) Selamat datang

b. Kalimat sederhana memiliki beberapa variasi yaitu :
Contoh :

사랑해 ( sarang he ).Cinta
살아 ( sara ) tinggal
먹어 ( mok’o) makan

1. Verb’이다’ : to be
Formalnya ‘이다’ menghubungkan subjek dan predikat.
Terdapat 2 bentuk -> ‘-예요’ (-ye yo) dan ‘-이에요’ (-i e yo). (-ye yo) digunakan bila kata benda di depannya berakhir dengan huruf vokal (a,i,u,e,o) dan (-i e yo) digunakan bila kata benda di depannya diakhiri dengan huruf konsonan/mati.
Contoh : (misalnya namanya Putri) => Putri 예요.
(kalo namanya berakhiran huruf mati,misalnya Hyun Bin) => 현빈이에요.
Hehehe..begitulah..^^

2. ‘예’ : yes
‘예’ (Ye) , berarti YA, kadang juga dipakai `네’ (Ne), untuk menjawab panggilan (org manggil,atau jawab sesuatu,atau bilang iya).
Lawannya yaitu `아니오'(Anio) yang berarti ‘TIDAK’ yang sering juga dipakai dalam menyatakan tidak, hal negatif, atau penolakan.

3. The subjective marker ‘-이/가’
`-이(i)/가(ga)’ menunjukkan kata benda di depannya sebagai subjek kalimat.
(i) digunakan apabila kata di depannya berakhiran huruf konsonan/mati , sedangkan (ga) digunakan apabila kata di depannya berakhiran huruf hidup/vokal.
Contoh: (1). 가방이 있어요. => Kabang i isseo yo. (There is a bag), kabang=tas,isseo=ada,untuk menunjukkan keberadaan.
(2). 의자가 있어요. => Ui ja ga isseo yo. (There is a chair), uija=kursi,isseo=ada.

4. The topic marker ‘-은/는’
Kalau `-이/가’ dipakai untuk menunjukkan subjek, kalau `은(eun)/는(neun)’ dipakai untuk mengindikasikan perbandingan pada pembicaraan. Kalau tidak ada perbandingan/konotasi maka ini tidak dapat dipakai.
`-은'(eun) dipakai apabila kata di depannya diakhiri huruf mati/konsonan.
‘-는’ (neun) dipakai apabila kata di depannya diakhiri huruf hidup/vokal.
Contoh : (1). 이것은 연필이에요. => Igeoseun(dalam perbandingan dgn benda lain) yeonpil i e yo. (Ini pensil). Igeot=ini, Igeot+eun=Igeoseun,yeonpil=pensil.
(2). 한국말은 재미있어요. => Hangukmal eun (dalam perbandingan dgn bahasa lain) jaemi isseo yo. (Bahasa Korea itu menarik). Hanguk mal=bahasa Korea, jaemi(bisa jg dibaca chaemi)=menarik.

!!perhatian!!->’s’ pada akhir huruf,dibaca ’t’..tapi kalo disambung ama ’eun’ atau topic marker lain yg serupa, bisa dibaca ’s’ lagi.. contoh: ’igeot’,disambung ama ’eun’ jadi dibaca ’igeoseun’ ..
Begitu juga dengan ’r/l’ seperti pada kata yeonpil(pensil) digabung ama ’i’ di belakangnya,bisa dibaca ’yeonpiri’ e yo.
Atau pada ’hanguk mal’ + ’eun’ dibaca ’hanguk mareun’ jaemi isseo yo.

– suku kata yg diakhiri huruf mati, ada bbrp cara membacanya :
Contoh: yg diakhiri huruf ‘ㄱ,ㄲ,ㅋ’(k,kk,k’), dibaca [ㄱ](k),
Yg diakhiri huruf ‘ㅂ,ㅍ,ㅃ’(p,p’,pp) dibaca [ㅂ](p),
Yg diakhiri huruf ㄴ,ㄹ,ㅁ tetap dibaca [ㄴ],[ㄹ],[ㅁ] (n,l,m)
Yg diakhiri huruf ‘ㄷ,ㅌ,ㅅ,ㅆ,ㅈ,ㅊ,ㅎ’ (t,t’,s,ss,j,ch,h) dibaca [ㄷ](t) ->!!perhatian bwt yg ini!!

*k’,t’ atau p’ kadang dilafalkan kh,th atau ph .

– Kenapa diakhir huruf mereka dibaca begitu?
Karena huruf2 berikut ini: ’ ㄱ, ㅂ, ㄹ, ㄷ, ㅈ, juga ㅅ’ dibaca diawal,kata/kalimat,ditengah kata,dan diakhir kata/huruf..punya bunyi yg berbeda2..
Contohnya: ㄱ -> diawal,dibaca K atau G,ditengah kata/kalimat,bisa dibaca G, dan diakhir kata/huruf,dibaca K lagi…
ㅂ jg begitu,di awal P atau B,di tengah B,di akhir P
ㄹjg…(awal ‘R’,tengah ‘R/L’,akhir ‘L’)
ㄷjg…(awal ‘T/D’,tengah T/D’,akhir ‘T’)
ㅈjg…(awal ‘J/CH’,tengah ‘J/CH’,akhir ‘T’)
ㅅ khusus kalo diakhir suku kata aja,dia jadi ’T’ tp khusus lagi,kalo ketemu ’i’,bacanya SHI..(bukan si) ->ㅅ+ㅣ jadi 시…

Contoh pengucapan 2 suku kata yg nyambung :
Suku kata yg diakhiri huruf mati/konsonan,dan diikuti dengan suku kata yg diawali huruf hidup/vokal , maka huruf mati tersebut ‘dibawa’ ke suku kata berikutnya,dan dianggap sebagai huruf awal dalam suku kata tersebut..
Contoh: 먹었어요 -> dibaca ‘머거써요’.. begitu kira2.
Contoh lagi: 맑아요 -> dibaca ’말가요’

– 연필이에요. => (penjelasan ditekankan ke 연필이) -yeonpiri-
Karena berdasarkan penjelasan diatas,ditambah yg :
~ㄹ jg…(awal ‘R’,tengah ‘R/L’,akhir ‘L’) ~
Jadi yg tadinya ㄹ pada suku kata ’yeonpil’ itu diakhir,namun karena ’yeonpil’+’i’ (’연필’+’이’) jadi ㄹ berkedudukan di tengah suku kata,dan ketemu suku kata berawalan huruf hidup yaitu ’이’… jadinyaㄹ dianggap bersatu ama ’i’ nya (baca: 연 피리,yeon pi ri)
– Maka begitu juga dengan 이것은. => dengan penjelasan ini:
Yg diakhiri huruf ‘ㄷ,ㅌ,ㅅ,ㅆ,ㅈ,ㅊ,ㅎ’ (t,t’,s,ss,j,ch,h) dibaca [ㄷ](t) -> seharusnya suku kata ini aja 이것 dibaca ‘igeot’…tapi…karena dia diikuti ’ 은’(eun) jadi ㅅ nya ’dibawa’ ke suku kata berikutnya (eun) => baca: 이거슨 (i geo seun)

**Yg diakhiri huruf ‘ㄷ,ㅌ,ㅅ,ㅆ,ㅈ,ㅊ,ㅎ� (t,t�,s,ss,j,ch,h) dibaca [ㄷ](t) **
bener2 perhatian buat yg diatas,karena huruf2 tersebut,semuanya,kalo ketemu huruf hidup di depannya, bunyi pengucapan kembali ke asal (t,t’,s,ss,j,ch,h)…

penanda subjek:
kalo diakhiri sama konsonan: 이/은
cth:형> 형이/형은
kalo diakhiri vokal: 가/는
cth:언니> 언니가/언니는

penanda objek:
kalo diakhiri sama konsonan: 을,
cth:형> 형을
kalo diakhiri vokal: 를
cth:언니> 언니를

kalo kata kerja,
pada dasarnya berakhiran 다 (cth: 보다)
+요> 봐요 (informal sopan)
+ㅂ니다 (krn berakhiran vokal.
konsonan +습니다)> 봅니다 (formal)

Contoh percakapan

Ungkapan bahasa Korea: 작은 선물을 준비했습니다. (Jageun seonmureul junbihaesseumnida.)

작은 선물을 준비했습니다. (Jageun seonmureul junbihaesseumnida.) adalah ekspresi yang umum diucapkan orang Korea saat memberikan hadiah/kado kepada orang lain.

Contoh percakapan:
A : 선생님 덕분에 저희가 졸업을 하게 되었습니다.
Seonsaengnim deokbune jeohuiga joreobeul hage doeeosseumnida.
(Pak guru, berkat Anda kami semua dapat lulus.)
정말 감사합니다.
Jeongmal gamsahamnida.
(Kami sangat berterima kasih.)
B : 뭘요. 열심히 했으니까 결과가 좋은 거죠.
Mwollyo. Yeolsimhi haesseunikka gyeolgwaga joheun geojyo.
(Ah, itu kan karena kerja keras kalian selama ini, bukan karena saya.)
A : 아니에요, 선생님.
Anieyo, seonsaengnim.
(Tidak juga, pak.)
그래서 작은 선물을 준비했습니다.
Geuraeseo jageun seonmureul junbihaesseumnida.
(Oh ya, ini ada sedikit hadiah buat Bapak.)
B : 뭐 이런 걸.
Mwo ireon geol.
(Kalian tidak usah repot-repot seperti ini.)
A : 선생님, 부담 갖지 마시고 받아주세요.
Seonsaengnim, budam gatji masigo badajuseyo.
(Mohon Bapak terima sebagai rasa terima kasih kami.)
B : 그래요, 알았어요. 고마워요.
Geuraeyo, arasseoyo. Gomawoyo.
(Baiklah, Bapak mengerti. Terima kasih ya.)

NB: arti tidak selalu literal

Source : dianjuni.wordpress.com

Tata Bahasa Korea : -neun geoya

Tatabahasa Korea: ~neun geoya?

Apakah kau sedang melakukan~? – ~는 거야? (~neun geoya?) [Informal]
Dipakai ketika kita sedang melihat seseorang sedang melakukan sesuatu dan kita ingin bertanya apa yang sedang ia lakukan.
● Rumus
Hilangkan 다(da) pada kata kerja bentuk kamus lalu tambahkan 는 거야? (neun geoya?)
하다 → 하는 거야? (hada → haneun geoya? = Apakah kau sedang melakukan (sesuatu)?
가다 → 가는 거야? (gada → ganeun geoya? = Apakah kau pergi?
읽다 → 읽는 거야? (irkda → irngneun geoya? = Apakah kau sedang membaca?
Contoh kalimat:
일 하는 거야? (Il haneun geoya?) = Apakah kau sedang bekerja?
학교 숙제 하는 거야? (hakgyo sukje haneun geoya?) = apa kau sedang mengerjakan PR?
점심 먹는 거야? (Jeomsim meongneun geoya?) = apa kau sedang makan siang?
교회 가는 거야? (Gyohoe ganeun geoya?) = Apa kau pergi ke gereja?
영화 보는 거야? (Yeonghwa boneun geoya?) = Apakah kau sedang nonton film?
문자 메시지 보내는 거야? (Munja mesiji bonaeneun geoya?) = Apa kau kirim SMS?
벌써 자는 거야? (Beolsseo janeun geoya?)= Apa kau sudah tidur?
Bisa juga menambahkan 언제, 어디, 누가, 뭐, 어떻게 atau 왜 [kapan, dimana, siapa, apa, bagaimana, kenapa] di depan ~는 거야?
뭐 하는 거야? (Mwo haneun geoya?) = Kamu lagi ngapain?
뭐 쓰는 거야? (Mwo sseuneun geoya?) = Kamu lagi nulis apa?

Kosakata:
Hada: melakukan
Gada: pergi
Irkda: membaca
Boda: melihat
Sseuda: menulis
Meokda: makan
Masida: minum
Jada: tidur
Bonaeda: mengirim
Ilhada: bekerja
Hakgyo: sekolah
Sukje: PR
Jeomsim meogda: makan siang
gyohoe: gereja
Yeonghwa: film
Munja mesiji: pesan teks
Eonje: kapan
Eodi: dimana
Nuga: siapa
Mwo: apa
Eotteoke: bagaimana
Wae: kenapa

Tata Bahasa Korea : (ae/eo/yeo) juda

Tata bahasa Korea: (a/eo/yeo) juda

(아/어/여) 주다
(a/eo/yeo) juda
Dipakai saat kita meminta seseorang untuk melakukan sesuatu untuk kita. 주다(juda) sendiri berarti ”memberi”, dan tentu saja bisa kita ubah sesuai sikon, mau ke bentuk informal maupun formal. kita juga bisa menggantinya dengan versi honorifik yakni 드리다 (deurida) yang artinya sama ‘memberi’, namun dari kita ke orang lain.
Rumus
(Kata kerja + 아/어/여) 주다
(Kata kerja + a/eo/yeo) juda
해 주다 (hae juda) -”lakukan (untukku)!”
지금 해 줘. (Jigeum hae jwo) – ”lakukan sekarang (untukku)!”
Contoh kalimat:
엄마! 밥 해 줘!
eomma! bap hae jwo!
“Ma! Minta nasinya dong!”
좋은 남자 소개해 주세요.
joheun namja sogaehae juseyo.
“Tolong perkenalkan saya pada pria yang baik.”
할머니 생일 선물 사 드릴게요.
halmeoni saengil seonmul sa deurilgeyo.
“Nek, aku mau beliin kado ultah buat nenek.”
죄송한데요… 문 좀 열어 주실래요?
joesonghandeyo… mun jom yeoreo jusillaeyo?
“Maaf, bisa minta tolong tutup pintunya?”
내일 전화해 줘.
naeil jeonhwahae jwo.
“Besok telpon aku, ya!”
Tambahan
-ㄹ/을까 (요) [-l / eulkka (yo)], dipakai untuk menanyakan kepada seseorang apakah kita perlu melakukan sesuatu untuknya.
Contoh:
지워 줄까?
jiwo julkka?
“Mau saya hapuskan?”
나가 줄까?
naga julkka?
“Apakah kamu ingin saya keluar saja?”
Ini dipakai pas misalnya seseorang yang kita ajak bicara tampak mau melakukan sesuatu yang bersifat pribadi, yang tentu saja kita tidak perlu berada disana untuk sementara waktu.

Source : dianjuni.wordpress.com

Kosakata Korea

Anyeonghaseyo
(Apa kabar, selamat pagi / siang / sore / malam)

Ireumi mwoyeyo?
(Siapa namamu?)

Nae ireumeun juni yeyo
(Nama saya juni)

Myeot sarieyo?
(Berapa umurmu?)

Nae naiga yol yodol sarieyo
(Umur saya 18 tahun)

Eodieseo wasseoyo?
(Kamu datang dari mana? / Dari mana asalmu?)

Naneun indonesia-eseo wasseoyo
(Saya datang dari Indonesia)

Eodie sarayo?
(Dimanakah kamu tinggal?)

Naneun jakareuta-e sarayo
(Saya tinggal di Jakarta)

Chonggyoneun mwoyeyo?
(Apa agamamu?)

Chonggyoneun isseuram-iyeyo / cheonjugyo-yeyo
(Agama saya Islam / Katholik Roma)

Annyeonghi gaseyo
(Selamat jalan)

Annyeonghi gyeseyo
(Selamat tinggal)

Annyeonghi jumuseyo / jal jayo
(Selamat tidur)

Eoseo oseyo
(Selamat datang / silakan masuk)

Deuro oseyo
(Silakan masuk) -yang menyuruh didalam-

Deuro gaseyo
(Silakan masuk) -yang menyuruh diluar-

Eotteoke jinaeseyo?
(Bagaimana kabarmu?)

Jal jinaeyo
(Saya baik-baik saja)

Tto mannayo
(Sampai jumpa lagi)

Sillyehamnida
(Permisi)

Haseyo
(Silakan)

Mannaseo bangapseumnida
(Senang berjumpa dengan anda)

Gamsahamnida / gomapseumnida
(Terima kasih -formal-)

Gamsahaeyo / gomapta / gomawo
(Terima kasih -informal-)

Cheonmaneyo
(Terima kasih kembali)

Joesonghamnida
(Mohon maaf)

Mianhamnida
(Maaf)

Gwenchanseumnida / gwenchanayo
(Tidak apa-apa / tidak masalah)

Japsuseyo / siksahaseyo
(Silakan makan)

Jal meogeosseoyo
(Terima kasih makanannya -bila selesai makan-)

Oneul julgoweosseoyo
(Hari ini sangat menyenangkan)

Jumal jal jinaeseyo
(Selamat berakhir pekan)

Saeng-il chukhahaeyo
(Selamat ulang tahun)

Baegopayo
(Saya lapar)

Pigonhaeyo
(Saya lelah)

Andweyo
(Tidak boleh)

Yeoboseyo
(Hallo -telpon-)

Juseyo
(Minta)

Billyo juseyo
(Tolong pinjam)

Algesseumnida
(Saya mengerti -formal-)

Ara / arayo / arasseo(yo)
(Saya tahu/mengerti -informal-)

Aigo / eomeo
(Ya ampun / aduh!)

Wiheomhae!
(Awas / bahaya!)

Cogiyo
(permisi)

Josimhae
(Hati-hati)

Uljima
(jangan menangis)

Joa / johta
(Bagus / saya suka)

Geuraeyo?
(Begitu?)

Jeongmal?
(Sungguh?)

Geojitmal
(Bohong)

Gayeopseora!
(Kasihan!)

Doumhae / wonjohae!
(Tolonglah / bantulah!)

Gongbuhaja!
(Ayo belajar!)

Source : dianjuni.wordpress.com dan sedikit tambaha

Percakapan Singkat

Percakapan Singkat
Mari kita lanjutkan pelajaran Hangeul kita dengan percakapan singkat.
Di Korea, berbicara dengan orang yang lebih tua menggunakan bahasa formal, sedangkan untuk teman atau yang lebih kecil dari kita bisa menggunakan bahasa informal, atau lebih dikenal dengan Banmal.

Berikut ada beberapa percakapan singkat:

안녕하세요 (annyeonghaseyo)
Hai (formal)
biasanya digunakan kepada yang lebih tua dari kita

안녕 (annyeong)
Hai (informal)
biasanya digunakan kepada teman atau yang lebih muda dari kita

어떻게 지내십니까? (eotteoke jinaesimnikka?)
Apa kabar?

잘 지냅니다, 감사합니다. (jal jinaemnida, gamsahamnida)
Baik, terimakasih

성함이 어떻게 되세요? (seonghami eotteoke doeseyo?)
Siapa namamu?

제 이름은 ______입니다. (je ireumeun ____ imnida)
Nama saya ______

만나서 반갑습니다. (mannaseo bangapseumnida)
Senang bertemu denganmu

부탁합니다. (butakamnida)
Tolong

감사합니다. (gamsahamnida)
Terimakasih

천만입니다. (cheonmanimnida)
Terimakasih kembali

예/네. (ye/ne)
Iya

아니오. (anio)
Tidak

실례합니다. (shill(y)e hamnida)
Permisi… (untuk mendapakan perhatian)

죄송합니다. (joesonghamnida)
Saya Minta Maaf

안녕히 가십시오/계십시오. (annyeonghi gasipsio/gyesipsio)
Selamat tinggal

안녕. (annyeong)
Selamat tinggal (informal)

천천히 말해 주십시오. (cheoncheonhi malhae jusipsio)
Tolong bicara perlahan-lahan

다시 한번 말해 주십시오. (dasi hanbeon malhae jusipsio)
Tolong ulangi sekali lagi

____를 하십니까? (____reul hasimnikka?)
Apakan kamu bicara dalam bahasa ____?

Bahasa Inggris
영어 (yeong-eo)
Bahasa Korea
한국어 (hangugeo)
Bahasa Cina
중국어 (junggugeo)
Bahasa jepang
일본어 (ilboneo)

네, 조금만. (ne, jogeumman)
Iya, sedikit

도와주십시오! (dowajusipsio!)
Tolong bantu saya

조심하십시오! (josimhasipsio!)
Hati-hati

어디? (eodi?)
Dimana?

누구? (nugu?)
Siapa?

언제? (eonje?)
Kapan?

무슨? (museun?)
Yang mana?

얼마? (eolma?)
Berapa?

Source : dianjuni.wordpress.com